Posted on

Batman, Tokoh Superhero Dunia Dengan Cerita dan Karakter Menarik

BATMAN merupakan pahlawan super yang berbeda dari yang lainnya. Dia sudah seperti menjadi budaya pop dan idola dari penggemar komik di dunia. Muncul pada 27 Mei 1939 untuk kali pertama, di Detective Comic keluaran DC Comics.

Tahun 1966, muncul serial Batman yang diadaptasi menjadi film layar lebar pertama Batman, di tahun yang sama, pemerannya saat itu adalah Adam West. Salah satu aktor kenamaan di dunia pertelevisian di masanya.

Setelahnya Batman seperti mati suri selama 23 tahun. Baru tahun 1989, sutradara yang sering menggarap film Horor, Tim Burton menghasilkan karya hebat dengan membuat film Batman yang menarik minat anak-anak sampai kalangan dewasa. Di dua film pertama Batman (Batman 1989 dan Batman Return 1992) pemeran Bruce Wayne adalah Michael Keaton. Burton mendapat banyak pujian karena berhasil membawakan karakter Batman yang sangar dan serius. Beberapa pengamat bahkan berani berkata karakter Batman yang diperankan Michael Keaton lebih MANTAP dibanding Batman yang diperankan oleh Christian Bale.

Selanjutnya Batman Forever dirilis tahun 1995 yang diperankan oleh Val Kilmer, di mana Burton tak lagi tercantum namanya dalam proses kreatif film Batman. Langsunglah karakter Batman berubah drastis, Batman terlihat lebih meriah, sentimentil, melankolis, serta ganjen/centil. Karakter ini dipertahankan oleh Joel Schumacher pada film Batman & Robin tahun 1997.

Nah setelah vakum 8 tahun datanglah sutradara jenius Christoper Nolan, karakter Batman yang sangar dan serius seperti terlahir kembali. Mulai dari Batman Begins tahun 2005, Film Nolan selalu penuh intrik, psikologis dan trauma seperti filmnya yang lain; seperti Shutter Island dan Inception.


Begitu The Dark Knight muncul tahun 2008, kritikus juga die hard fans Batman terperangah. Nolan tak hanya berhasil membuat cerita Batman yang sangat kelam, namun juga berlapis-lapis, mulai dari dilema moral yang dihadapi oleh Batman sampai kegilaan nihilisme yang diusung Joker, yang diperankan oleh Heath Ledger yang digadang sebagai pemeran antagonis terbaik sepanjang masa. Tak salah dia pun diganjar Piala Oscar sebagai Pemeran Pendukung Terbaik.

Sayang kesuksesan Heath Ledger memerankan Joker berujung tragis. Ledger yang sengaja mengurung diri di kamar dan menciptakan “posisi depresi” demi kecemerlangan memerankan Joker tak mampu keluar dari depresi yang dibuatnya sendiri. Seminggu Premier film ini, ledger ditemukan tewas di kediamannya. Diagnosisnya, dia depresi dan overdosis enam jenis obat sekaligus.

Peristiwa tragis tersebut makin membuat Batman versi Nolan digadang sebagai film Superhero terbaik. Hal ini membuat masyarakat begitu menantikan film ketiga atau instalmen terakhir Batman versi Nolan. Akhirnya 20 Juli 2012 kemarin, The Dark Knight Rises dirilis. Film ini pun langsung masuk box office dan diantri pecinta film sedunia.

Baca juga:

Tragedi Tragis di Premier “BATMAN” The Dark Knight Rises di Colorado, 3 WNI Menjadi Korban

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s